Kasus Terorisme di Surabaya (2)

Kapolri Sebut ada 500 Sel ISIS Siap Meledak di Indonesia

Minggu, 13-05-2018 - 21:27 WIB Gereja Pante Kosta di Jalan Arjuno yang dijaga ketat aparat kepolisian usai kejadian Gereja Pante Kosta di Jalan Arjuno yang dijaga ketat aparat kepolisian usai kejadian

TULUNGAGUNGTIMES, SURABAYAMasalah terorisme nampaknya masih panjang di Indonesia. Karena para pengikut ISIS diketahui masih banyak berkeliaran. Jumlahnya diperkirakan sampai sekitar 500 orang. Dan mereka ini siap membuat masalah kapan saja di Indonesia.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyampaikan jumlah pengikut ISIS di Indonesia yang pernah berangkat ke Syiria sebanyak 1.100 orang. 103 sudah dinyatakan tewas dalam berperang. Sementara sisanya sebagian besar ada yang sudah kembali ke Indonesia.

"Mereka ini yang tertangkap oleh negara seperti Turki dan Jordania. Mereka kemudian dideportasi kembali ke Indonesia," lanjutnya.

Meski diakui dapat berbuat masalah namun Tito menyatakan tidak takut. "Itu adalah tantangan tersendiri bagi kita," tegasnya.

Menurut Tito kelompok mereka ini kecil. Dan dijamin tidak akan bisa mengalahkan institusi Polri maupun TNI. Apalagi melakukan kudeta terhadap negara.

Dan dia menjelaskan aksi terorisme di Surabaya ini memang didalangi oleh ISIS. Sebab, ISIS di dunia internasional sudah didesak. Baik oleh Amerika maupun Russia.

"Sehingga ada perintah untuk melakukan aksi. Termasuk di Indonesia. Ini berbarengan dengan di tempat lainnya seperti penusukan di London," bebernya.

Nah, pelaku Ditta Suprianto ini diketahui adalah pimpinan ISIS di Jawa Timur. Dia berbaiat kepada pimpinan ISIS di Indonesia Amman Abdurrahman.

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Surabaya TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close