Dita Supriyanto Komandan ISIS Jatim si Penyayang Kucing

Selasa, 15-05-2018 - 07:58 WIB Foto keluarga Dita Supriyanto Foto keluarga Dita Supriyanto

TULUNGAGUNGTIMES, SURABAYADita Supriyanto, dalang pemboman tiga gereja di Surabaya, diketahui merupakan komandan atau pimpinan ISIS di Jatim. Hal itu disebutkan langsung oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Tito menyebutkan Dita menjadi pimpinan ISIS di Jatim setelah pihaknya melakukan penangkapan terhadap Zainal Anshori. Anshori diproses karena terlibat penyelundupan senjata ke Filipina.

Dita bersama dengan istri dan empat anaknya tinggal di Perumahan Wisma Indah Blok K No 22, Wonorejo, Rungkut. Sebuah tempat tinggal yang masuk kawasan elit di Surabaya.

Korihan selaku ketua RT 02 RW 03 Kelurahan Wonorejo menyatakan aktivitas Dita bersama keluarga di rumah tidak ada yang tampak mencolok alias normal saja. Pelaku kerap menyapa para tetangga saat ada yang lewat. "Keseharian ya lalu lalangnya rumah dan tempat usahanya itu. Jual minyak kemiri dan jinten," ujar Korihan.

Pembeli jualan Dita dari beragam kalangan. Termasuk orang-orang non-muslim. "Termasuk warga keturunan China juga," beber Korihan.

Dita sekeluarga juga penyayang kucing. Itu berdasarkan jejak digital istrinya, Puji Kuswati, di Facebook. Puji terakhir kali aktif di akun tersebut pada tahun 2014.

Postingan status terakhirnya bertuliskan soal kucing. Status yang juga ditulis tahun 2014 tersebut disertai foto dua kucing di dalam kandang. "Kucing emak dan kucing anak berbagi pindang tanpa bertengkar.... Pinter ya... He..he... Siapa yg suka bertengkar berebut makanan???"

Di postingan lain, akun Puji ini lebih sering mengunggah foto pemandangan alam. Di album foto profil, terlihat dia juga pernah mengunggah foto terlihat seperti produk obat herbal tahun 2012.

Rumah Dita sekeluarga sudah digeledah oleh Tim Gegana Brimob Polda Jawa Jatim Minggu (13/5) malam. Di rumah tersebut polisi menemukan tiga bom aktif.

Satu bom di antaranya telah diledakkan di kamar rumah itu. "Dilakukan pengecekan dan ditemukan tiga bungkusan plastik. Di dalamnya ada dua pipa," kata Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan.

Menurut Rudi, pipa tersebut telah terisi bahan peledak tinggi yang kemudian diledakkan oleh Densus 88 di sekitar lokasi kejadian. (*)

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Surabaya TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close