Kardus Tertinggal di Masjid, Jihandak Turun Tangan

Rabu, 16-05-2018 - 06:35 WIB Amin dan Arif saat membawa kardus yang diduga bom untuk dibawa pulang ( foto : Joko Pramono/ Jatim Times) Amin dan Arif saat membawa kardus yang diduga bom untuk dibawa pulang ( foto : Joko Pramono/ Jatim Times)

TULUNGAGUNGTIMES – Puluhan personil TNI dan Polri tampak berjaga di Masjid Al Ikhlas, Karangrejo. Pasalnya sebuah kardus besar yang diduga bom gegerkan warga di sekitar Masjid Al Ikhlas Karangrejo, Selasa malam (15/5). Betapa tidak, kardus dengan dimensi 30x30x60 cm itu tergeletak begitu saja tanpa diketahui siapa pemiliknya.

Pihak Remaja Masjid setempat yang mengetahui adanya kardus itu langsung melapor ke Polsek setempat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Tadi sekitar jam 20.30, ada laporan dari pak Munir pengajar hadrah di Masjid Al Ikhlas tentang adanya kardus yang dicurigai karena tidak ada pemiliknya,” ungkap Kapolres Tulungagung melalui Kabag Ops, Kompol M. Khoiril di tempat kejadian.

Munir sempat menanyakan kepada orang di sekitar yang tidak diketahui identitasnya. Dari orang itu Munir peroleh jawaban barang itu merupakan titipan dari seseorang, namun saat ditanya orang itu buru-buru pergi sehingga memancing kecurigaannya.

“Namun Munir melihat orangnya langsung pergi ke arah Ploso (Kediri-red),” imbuh pria ramah itu.

Lantaran situasi yang berkembang saat ini, maka Munir melaporkan hal itu ke Polsek setempat. Mendapatkan laporan adanya benda mencurigakan, pihaknya langsung mengambil tindakan sesuai prosedur yang ada.

“kita tida tahu isi kardus itu, karena diduga berbahaya kita lakukan prosedur yang ada,” terangnya lebih lanjut.

Sesuai prosedur, jika benda yang dianggap berbahaya seperti halnya bom harus ditangani penjinak bom, maka pihaknya meminta bantuan penjinak bom Polda Jatim dan diteruskan ke Brimob Kediri. Mendapatkan laporan itu, sekitar pukul 22.45 penjinak bom dari Brimob Kediri tiba di lokasi.

Saat itulah, pemilik dari kardus yang dicurigai juga datang di lokasi kejadian. Pemilik kardus ternyata dua orang warga Srengat–Blitar yang menitipkan kardus itu pada orang yang dikira Takmir Masjid.  

Dari keterangan pemilik kardus yang diketahui bernama Arif dan Amin, isi kardus itu hanya kitab yang dibelinya dari wilayah Kalangbret kecamatan Kauman.

“Dari penuturan Arif dan Amin isi kardus itu kitab yang dibelinya di Kalangbret,” terangnya lebih lanjut.

Sementara itu Amin sang pemilik kardus membenarkan jika itu miliknya yang sengaja di titipkan kepada orang yang dikira takmir masjid al Ikhlas. Pasalnya dirinya hendak menuju Ploso guna belanja buku yang kurang.

“Dititipkan, karena mau melewati jalur ini lagi, daripada berat karena mau tambah belanja kitab lagi dan kembalinya juga lewat jalan ini lagi,” kata Amin pada awak media.

7 Personil jibom diturunkan untuk memeriksa kardus itu, dari pemeriksaan memang tidak ditemukan benda berbahaya. Setelah diperiksa, kardus dibongkar dengan disaksikan oleh pihak TNI dan Polri. Setelah dinyatakn tidak berbahaya, kedua pemilik beserta barang bawaanya di ijinkan untuk melanjutkan perjalananya.

Pewarta : Joko Pramono
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close