Kipas Angin Hidup, Obat Siap Minum, Tapi Slamet Malah Mati Dirumahnya Sendiri

Selasa, 05-02-2019 - 18:21 WIB Kondisi Slamet sudah membusuk saat ditemukan warga / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES Kondisi Slamet sudah membusuk saat ditemukan warga / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES

TULUNGAGUNGTIMES – Seorang pria yang diketahui bernama Slamet (52) beralamat sesuai KTP di Jalan Lesanpuro I/21 RT 02/ RW 03 Kelurahan Lesanpuro Kecamatan Kedungkandang Kota Malang ditemukan tak bernyawa di ruang tamu rumahnya di Sine Desa Kalibatur Kecamatan Kalidawir Tulungagung Selasa (05/02) sore. 

Slamet ditemukan oleh Regeng (39) dan Tukiman (70) warga setempat saat hendak mengambil dagangan yang di titipkan dirumah korban.

"Laporan penemuan seseorang meninggal dunia di ruang tamu rumahnya di dusun Sine Desa Kalibatur," kata Kasubag Humas AKP Sumaji melalui Paur Humas Bripka Endro Purnomo.

Berawal dari saksi Regeng datang untuk mengambil dagangan yang dititipkan dirumah korban, Regeng mengetahui rumah korban dalam keadaan terkunci dari dalam.

"Akhirnya saksi mencoba untuk mengetuk rumah korban namun tidak ada jawaban," ungkap Endro.

Selanjutnya Regeng melihat dari jedela dan ternyata Slamet terlihat dalam keadaan tidur terlentang dilantai ruang tamu rumah.

"Mengetahui hal itu, kemudian saksi memanggil warga dan melaporkan ke Polsek, setelah pintu rumah dibuka paksa oleh warga bersama dengan pihak Polsek ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," jelasnya.

Kondisi Slamet sudah memprihatinkan, diduga dirinya tewas sudah beberapa hari lalu karena kondisi mulut terbuka dan mengeluarkan darah, mata terbuka dan keluar darah.

"Kondisi badan dan wajah sudah membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap. Didekat korban ada obat maag dan kipas angin masih dalam keadaan menyala," papar Endro.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas dibantu tim medis menimbulkan penyebab meninggalnya korban diduga karena terkena serangan jantung.

"Dirumah itu korban hanya hidup seorang diri serta tidak diketemukan tanda - tanda luka akibat penganiayaan ditubuh korban," tandasnya.

Petugas telah mendatangi dan melakukan olah TKP bersama tim identifikasi. 

Kemudian jasad Slamet di bawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung guna dilakukan visum dan otopsi untuk mengetahui secara pasti penyebab kematiannya. 

 

Pewarta : Anang Basso
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close