Warga Sido Makmur Gruduk Kantor Kecamatan Pakel, Tolak Kasun Hasil Mutasi

Rabu, 06-02-2019 - 15:19 WIB Belasan warga datangi kantor Kecamatan Pakel sampaikan aspirasi (Foto : Anang Basso/Tulungagung TIMES) Belasan warga datangi kantor Kecamatan Pakel sampaikan aspirasi (Foto : Anang Basso/Tulungagung TIMES)

TULUNGAGUNGTIMES – Puluhan orang warga Dusun Sido Makmur desa Bangunmulyo Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung akhirnya mendatangi Kantor Kecamatan Pakel Rabu (06/02) pagi. Kedatangan warga untuk menyampaikan tuntutan agar Kepala Dusun yang diangkat bukan hasil mutasi, namun merupakan pilihan warga di dusun itu. 

"Kami menginginkan agar kepala dusun Sido Makmur ya dari warga kami, yang memilih kami. Tapi jika memang aturan pemilihan tidak diperkenankan, ujian juga siap, tapi tetap kami minta warga dusun kami," kata Agung Santoso, salah satu koordinator warga.

Meski sudah ada Kasun hasil mutasi dari perangkat lain, mayoritas warga Sido Makmur tidak menerima. Selain bukan dari warga, Kasun yang dimutasi di dusunnya "ita-itu" atau arogan. 

"Dari perangkat yang ada yang di mutasi jadi Kasun semua tidak bisa kita terima, bukan kriteria dusun kami," tegas Agung.

Warga diterima oleh Camat Pakel Fatoni, Kapolsek Pakel AKP Heru Suryono serta pihak Koramil. Dalam paparan di hadapan warga, Camat menjelaskan secara normatif pengisian perangkat yang merujuk pada perda dan peraturan bupati yang belum lama disosialisasikan.

"Kita harus mengacu pada Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) yang ada, tidak boleh bertentangan dengan perda dan perbup. Jadi tuntutan untuk melaksanakan pemilihan ini sudah tidak ada, semua perangkat desa melalui sistem penjaringan dan kemudian ada seleksi melalui ujian," kata Camat Pakel Fatoni

Jika masyarakat menolak mutasi, pihak pemerintah Kecamatan Pakel tidak berani mengambil keputusan untuk dilakukan penjaringan perangkat baru. Namun, permintaan warga akan disampaikan ke Bupati melalui Kabag Pemerintahan. 

"Jika memang warga menghendaki adanya penjaringan kepala dusun, kita akan fasilitasi dengan mengirimkan surat permohonan pembentukan perangkat dari desa ke Kabupaten. Yang menentukan bisa atau tidaknya tetap bupati," jelas Fatoni

Kepala Desa Bangunmulyo, Suradi mengakui jika keinginan warnanya kental dengan nuansa politik. "Aturannya jelas, tapi warga tetap minta Kepala Dusun yang baru yang harus dari dusun tersebut. Padahal, jumlah perangkat di desa kami jumlahnya lebih," paparnya.

Jumlah perangkat desa Bangunmulyo menurut Suradi ada empat belas. Beberapa di antaranya telah purna tugas termasuk kepala dusun Sido Makmur. 

"Jika mau sabar, beberapa bulan lagi ada yang purna. Tapi warga maunya dilakukan pembentukan segera dan menolak perangkat hasil mutasi, kita akan ikuti nanti keputusannya bagaimana kita tunggu," papar Suradi.

Saat ini dirinya menerima aspirasi yang disampaikan dengan baik-baik, tidak seperti sebelumnya yang sempat memanas dan bahkan mengobrak-abrik kursi saat rapat di Balaidesa. "Saat itu memanas, kursi sempat di tendang juga. Kali ini disampaikan dengan baik jadi ini yang kita harapkan," pungkasnya. 

Pewarta : Anang Basso
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close