Kasus Prostitusi via Gawai, Polisi Dalami 11 Nama Anak Buah Mami Eko

Kamis, 07-02-2019 - 17:07 WIB Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Hendro Tri Wahyono. (foto : Joko Pramono/Jatim Times) Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Hendro Tri Wahyono. (foto : Joko Pramono/Jatim Times)

TULUNGAGUNGTIMES – Polres Tulungagung sudah memeriksa mucikari prostitusi via gawai Mami Eko (30).  Hasilnya, polisi mendapati 11 nama lain yang diduga terlibat dalam bisnis haram itu. 

Ke-11 nama itu diduga kuat sebagai anak buah Mami Eko. Nama-nama itu didapat dari hasil pemeriksaan ponsel milik tersangka dan pengakuan tersangka. 

“Kalau menurut keterangan dia (Mami Eko), sementara ada 11 nama dari Tulungagung semua," ungkap Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasat Reskrim, AKP Hendro Tri Wahyono. 

Tak tertutup kemungkinan 11 nama itu akan diperiksa dalam kasus prostitusi via gawai ini. 
Sebelumnya pihak kepolisian juga telah memeriksa 2 saksi dalam bisnis esek-esek via gawai itu. Yakni  Fina dan satu perempuan lain yang diuga merupakan anak buah Mami Eko.

Hendro mengatakan, saksi yang dipanggil akan dimintai keterangan soal keterlibatannya dalam bisnis prostitusi yang selama ini dijalankan oleh tersangka. “Saksi ada tambahan. Sementara ini masih dua saksi yang sudah kita panggil,” ujarnya.

Lebih lanjut, jasat reskrim mengungkapkan, dari data yang didalaminya, diperkirakan tersangka Mami Eko sudah menggeluti bisnis prostitusi tersebut sejak setahun yang lalu.  Namun, sebelumnya tersangka sempat mengaku baru 3 bulan terakhir melakukannya.

Polisi tetap akan mengumpulkan bukti lain untuk memperkuat pernyataan saksi, tersangka, maupun berdasarkan pendalaman polisi.
Dalam pengakuannya di hadapan penyidik, tersangka Mami Eko mengakui selama ini dirinyalah yang mengatur besaran tarif masing masing anak buahnya. Kisaran harga yang ditawarkan senilai 2 juta rupiah untuk sekali kencan dengan anak buahnya.

“Tarif yang mengatur tersangka sendiri. Kalau rata-rata transaksi per bulannya itu 2 sampai 3 kali transaksi,” pungkasnya.

Pewarta : Joko Pramono
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close