Buntut Perkelahian di SMAN 1 Kauman, Siswa Saling Lapor Polisi

Jum'at, 08-02-2019 - 10:17 WIB Ilustrasi, net Ilustrasi, net

TULUNGAGUNGTIMES – Kasus dugaan penganiayaan di SMAN 1 Kauman berbuntut. Setelah sebelumnya AT dilaporkan oleh temannya sendiri yang bernama ADN, kini giliran AT juga melaporkan dugaan penganiayaan kepada dirinya.

"Yang tadinya dilaporkan, ternyata juga melapor karena merasa dirinya menjadi korban," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubag Humas AKP Sumaji, Jumat (08/02) pagi.

Dalam laporan yang diterima kepolisian, AT mengaku jika dirinya berjalan di depan siswa lain yang bernama DF.  "Karena musim hujan, pelapor mengaku kakinya tak sengaja menginjak kubangan air di teras sekolah. Seketika terlapor memandang pelapor," ungkap Sumaji.

Karena dipandang dengan sinis, AT spontan bertanya kepada DF dengan berkata "Kenapa lihat-lihat."

Tanpa menjawab, DF langsung memegang baju AT seolah akan memukul.  "Dalam pengakuannya, pelapor dipegang bajunya dan dipukul satu kali. Setelah memukul, pelapor masih ditarik sampai terjatuh," beber Sumaji.

Setelah itu, teman-temannya berusaha memisah perkelahian. Namun DF malah mengejar dan memukul rahang AT satu kali yang mengakibatkan benjol dan luka dalam mulut. AT juga luka pada lengan kanannya. 

"Pelapor mengatakan dirinya juga korban sehingga melaporkan kejadian dugaan penganiayaan yang dialami dirinya," kata Sumaji.

Sebelumnya, ADN melaporkan AT atas dugaan penganiayaan kepada dirinya. Penganiayaan tersebut terjadi pada hari Rabu (06/02) sekitar pukul 13.30 WIB.

Saat itu ADN berada di teras depan kelas IPA 1 SMAN Kauman 1. AT lewat di depan korban dan saat itu kakinya menginjak genangan air hujan sehingga airnya mengenai celana ADN.

Karena celana yang menjadi seragamnya basah, ADN melihat AT. Namun rupanya AT tersinggung dan berkata "Kenapa? Tidak terima ya," sambil langsung marah dan memukul ADN dengan menggunakan tangan kanan dalam keadaan mengepal ke arah mulut, hidung dan pipi bawah mata sebelah kanan.

Karena AT seperti orang kalap, teman sekolah mereka yang bernama L melerai sehingga aksi AT berhenti. Dengan adanya kejadian tersebut, ADN mengalami pecah pada bibir, hidung mengeluarkan darah dan memar pada pipi bawah mata sebelah kanan. 

Pewarta : Anang Basso
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close