Dilantik 2018, Sertijab Plt Bupati Tulungagung Baru Dilakukan Hari Ini

Jum'at, 08-02-2019 - 19:03 WIB Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menerima memori pekerjaan dari Pj Bupati Tulungagung, Jariyanto (foto : dok Humas Pemkab) Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menerima memori pekerjaan dari Pj Bupati Tulungagung, Jariyanto (foto : dok Humas Pemkab)

TULUNGAGUNGTIMES – Meski sudah dilantik sejak Selasa (25/9/18) lalu, nyatanya proses serah terima jabatan dari Pj. Bupati Tulungagung, Jariyanto kepada Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo baru dilakukan hari ini, Jum’at (8/2/19). Proses serah terima dilakukan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung.

Serah terima jabatan disaksikan oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Jatim, Supriyanto dan Kepala Bakorwil I Madiun, Gatot Gunarso.

Supriyanto mewakili Gubernur Jatim, Soekarwo. Saat ditanyakan alasan lamanya sertijab ini, mengingat pelantikan terhadap bupati terpilih Tulungagung sudah dilakukan pada 2018 lalu, Supriyanto berkilah jika hal itu lantaran proses hukum yang dijalani oleh Bupati Tulungagung terpilih, Syahri Mulyo.

“Kan kita tahu bersama, bupati terpilih dan dilantik di Jakarta waktu itu posisinya tersangka dan ditahan sehingga tidak bisa tugasnya,” ujar Supriyanto.

Selain itu, proses sertijab juga menunggu status Syahri Mulyo sebagai terdakwa.

Namun tidak ada perbedaan kewenangan setelah proses sertijab dan sebelum sertijab. Sertijab seakan cuma menjadi formalitas belaka, namun hal itu buru-buru disanggah olehnya.

“Bukan formalitas, ini perintah undang-undang dan PP harus melakukan sertijab bisa pada bupatinya atau wakilnya,” tukas Supriyanto.

Dalam sertijab ini, Supriyanto mengingatkan agar kejadian di waktu lalu yang menyeret bupati terpilih Tulungagung tidak terulang lagi di kota marmer ini.

“Jangan sampai peristiwa yang lama terulang lagi,” tandas Supriyanto.

Sementara itu Maryoto Birowo senada dengan Supriyanto jika sertijab ini tidak mengganggu kinerjanya. Seperti halnya pelantikan kepala-kepala UPT yang rencananya akan dilaksanakan pada Sabtu (2/2/19). Namun dirinya ungkapkan tertundanya pelantikan itu tidak ada kaitanya dengan sertijab ini.

“Itu tuntutan undang-undang tentang tata kelola pemerintahan di bidang SDM, mengacu pada UU no 5/2014,” tutur Maryoto.

Pewarta : Joko Pramono
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close