Malingnya Masih Buron, Dua Penadah Sepeda Motor Hasil Curian Ditangkap Saat COD

Jum'at, 08-02-2019 - 20:37 WIB Dua Penadah barang hasil Curian yang di amankan Polsek Besuki / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES Dua Penadah barang hasil Curian yang di amankan Polsek Besuki / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES

TULUNGAGUNGTIMES – Tim gabungan unit reskrim polsek Besuki, Opsnal Polres Tulungagung dan Polres Blitar berhasil membekuk dua penadah sepeda motor hasil curian. Dua orang yang diketahui masing-masing berdomisili di wilayah Blitar itu berhasil ditangkap dan diamankan beserta barang buktinya. "Kami berhasil ungkap  dua pelaku penadahan barang hasil pencurian sepeda motor," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubag Humas AKP Sumaji Jumat (08/02) siang

Sepeda motor yang diamankan merupakan hasil pencurian di Perumahan Nelayan Dusun  Popoh RT 04 RW 08 Desa Besole Kabupaten Tulungagung Minggu (03/02) lalu. "Saat dicuri, korban Kotib pulang dari melaut, sedangkan sepeda motor yang dicuri adalah Honda Beat tahun 2012 warna putih-biru denahn Nomor Polisi : AG-2219-RCL," ungkap Sumaji.

Sepeda motor Kotib saat itu, diparkir di teras depan rumah, kemudian Kotib masuk rumah dan Istirahat. Pada dini harinya sekira Jam 01.30 Wib, Kotib terbangun karena mendengar bunyi suara motor yang direm. "Selanjutnya korban bangun dan melihat melalui cendela rumah bagian barat, melihat sepeda motor yang diparkir tidak ada di tempatnya," jelasnya

Kotib dan istrinya berusaha lakukan pencarian, tetapi tetap tidak ketemu. Dengan dibantu seorang tetangga kemudian melakukan pencarian melalui COD di facebook. "Tetangga yang bernama Cepor ini melihat salah satu ungahan menawarkan sepeda motor yang ciri-cirinya sama dengan milik korban saat itu juga korban memberitahukan ke petugas polsek besuki dan selanjutnya Polsek Besuki dengan dibantu Opsnal Reskrim Polres Tulungagung dan juga sat Reskrim Blitar melakukan pencarian terhadap pengunggah Facebook," paparnya

Dari penelusuran itu, akhirnya ditemukan identitas penadah bernama Rohmad Setiyawan berikut tempat tinggalnya di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. "Penadah ini mengakui jika dirinya mendapatkan sepeda motor dari seseorang," imbuh Sumaji

Rohmad mengaku membeli sepeda motor itu dari Medi Setiyawan dengan harga 3,6 juta di daerah Selopuro. "Dua orang diduga penadah langsung di amankan, kemudian dikembangkan siapa pelaku yang mengambil sepeda motor tersebut di TKP," tandasnya

Dari keterangan tersangka Medi setiawan sepeda motor yang dimaksud diperoleh dengan cara membeli dari orang yang bernama Pujiono dengan harga 3,2 juta dan diantar ke rumah. "Namun hingga kini alamat orang ini belum tau, hingga kini tersangka utama belum dapat di lacak karena nomer handphone yang dimiliki tidak aktif," pungkasnya 

Pewarta : Anang Basso
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close