Setelah Tangkap 2 Penadah, Polisi Berhasil Ringkus Maling Motor dengan TKP Popoh

Sabtu, 09-02-2019 - 11:47 WIB Pujiono saat diamankan di Mapolsek Besuki Tulungagung (Foto : Dokpol/ TulungagungTIMES) Pujiono saat diamankan di Mapolsek Besuki Tulungagung (Foto : Dokpol/ TulungagungTIMES)

TULUNGAGUNGTIMES – Dalam hitungan jam pelaku pencurian sepeda motor dengan TKP Perumahan Nelayan Popoh Desa Besole Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung akhirnya dapat ditangkap. Polisi mengamankan seorang yang bernama Pujiono (37) warga Desa Pandanarum Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar.
"Sudah kita tangkap pelakunya Jumat (08/02) kemarin," ungkap Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kapolsek Besuki AKP Randy Irawan Sabtu (09/02) pagi.

Dari keterangan yang diberikan Kasi Humas Polsek Besuki, Aiptu Nur Muhaimun setelah menangkap dua penadah, pihaknya melakukan pencarian dan akhirnya pelaku utama yakni orang yang diduga mengambil sepeda motor milik korban Kotib dapat ditangkap.

"Pelaku dapat ditangkap di depan pertokoan Alfamart masuk Kecamatan Lodoyo Kabupaten Blitar dan kemudian dilakukan penggeledahan di rumahnya," ungkap Nur Muhaimun.

Saat dilakukan penggeledahan di rumah Pujiono, didapatkan 2  kunci T yang digunakan sebagai alat untuk merusak anak kunci motor yang dicuri.
"Selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Besuki guna penyidikan lebih lanjut," jelasnya.

Sebelumnya, tim gabungan unit Reskrim Polsek Kediri, Opsnal Polres Tulungagung dan Polres Blitar melakukan pengejaran pada pelaku setelah diketahui ada orang mencurigakan menjual sepeda motor melalui media sosial Facebook.

Dari penelusuran itu, akhirnya ditemukan identitas penadah bernama Rohmad Setiyawan berikut tempat tinggalnya di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

Penadah ini mengakui jika dirinya mendapatkan sepeda motor dari seseorang. Rohmad mengaku membeli sepeda motor itu dari Medi Setiyawan dengan harga Rp 3,6 juta di daerah Selopuro.

Dari keterangan tersangka Medi Setiawan, sepeda motor yang dimaksud diperoleh dengan cara membeli dari orang yang bernama Pujiono dengan harga Rp 3,2 juta dan diantar kerumah.

Korban dari pencurian ini adalah nelayan bernama Kotib warga Perumahan Nelayan Dusun  Popoh RT 04 RW 08 Desa Besole Kabupaten Tulungagung. 

Pewarta : Anang Basso
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close