Korban Banjir di Tulungagung Mulai Terima Bantuan

Jum'at, 08-03-2019 - 21:02 WIB Maryoto Birowo saat meninjau banjir (foto: Istimewa) Maryoto Birowo saat meninjau banjir (foto: Istimewa)

TULUNGAGUNGTIMES – Warga yang terdampak banjir bandang di Tulungagung mulai menerima bantuan sembako dari Pemkab Tulungagung, Jum'at (8/3/19). Penyaluran bantuan itu dipimpin langsung oleh Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo di Desa Demuk, Kecamatan Pucang Laban. 

Desa Demuk yang berada di kawasan pegunungan ini menjadi titik awal penyaluran sembako karena dilaporkan menjadi kawasan terparah kena dampak banjir bandang. Saat banjir terjadi pada Rabu (6/3) lalu,  air sempat merendam 37 KK di Dusun Kasrepan. 

Air bah berasal dari aliran air di pegunungan dan banjir kiriman dari perbatasan Tulungagung-Blitar yang tidak bisa terserap ke sinhole (saluran bawah tanah). 

Ketinggian air mencapai 1,5-2 meter. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, puluhan warga diungsikan hingga air surut. 
Kini air di Desa Demuk telah surut. Hanya ada beberapa genangan. 

Dalam penyaluran bantuan itu, turut pula Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar dan perwakilan Kodim 0807/Tulungagung. "Seluruh korban yang terdampak langsung kami berikan bantuan sembako. Pendataan sudah dilakukan dan untuk penanganan pasca bencana, tim PU sudah ada rencana tindak lanjut guna melakukan normalisasi di Sungai Kasrepan agar pembuangan air lebih lancar," kata Maryoto Bhirowo.

Dipandu oleh tim BPBD setempat,  Maryoto melihat langsung saluran air yang tersumbat oleh kayu dan dedaunan.
Hasilnya, Maryoto dan rombongan mendapati kondisi sungai Kasrepan mengalami penyumbatan parah akibat tumpukan aneka sampah kayu. Air bah sisa kiriman banjir masih tergenang di titik sungai yang berkedalaman 25 meter.

"Nanti jika air sudah surut kami akan minta dinas PU pengairan dan jajaran terkait guna melakukan normalisasi sampah agar fungsi pembuangan di Luweng sungai atau 'sinhole', lancar lagi. Di titik lubang pembuangan nanti dibersihkan dan turap penyangga sungai dikuati lagi" ujar Maryoto.

Penyaluran bantuan juga dilakukan oleh Maryoto di daerah lainya yang terdampak banjir. Seperti di Kecamatan Boyolangu, Pakel, Bandung, Karangrejo dan sebagian Campurdarat.

Salah satu yang kini dilakukan dengan gotong-royong adalah pembersihan lumpur di rumah-rumah penduduk yang terdampak, perbaikan tanggul sungai yang jebol dan pemberian bantuan pangan serta material bangunan sesuai kebutuhan dan analisa kerusakan.

Pewarta : Joko Pramono
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close