Satu Napi Lapas Tulungagung Kabur

Selasa, 12-03-2019 - 13:46 WIB Kasi Binadik (kiri) Dedi Nugroho dan KPLP Manap menunjukkan foto napi yang kabur. (foto: Joko Pramono/JatimTimes) Kasi Binadik (kiri) Dedi Nugroho dan KPLP Manap menunjukkan foto napi yang kabur. (foto: Joko Pramono/JatimTimes)

TULUNGAGUNGTIMES – Satu warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)  Kelas 2 B Tulungagung melarikan diri.  Napi yang diketahui bernama Heri Siswanto, warga Kunjang, Kediri, itu diketahui tidak berada di selnya pada Senin (11/3/19) sekitar pukul 3 sore. 

Kuat dugaan, Heri kabur antara pukul 10 pagi sampai 2 siang. Pasalnya, saat dilakukan apel sekitar jam 8 pagi, napi kasus pencurian di tiga tempat berbeda itu masih terlihat. "Dugaanya antara pukul 10 pagi hingga 2 siang," ujar Kalapas Tulungagung melalui Kasi Binadik LP Dedi Nugroho. 

Lebih lanjut Dedi menuturkan, saat mengetahui Heri  tidak mengikuti apel pada sore hari,  pihaknya langsung melakukan penyisiran di seluruh ruangan lapas. Hasilnya. Heri tak juga ditemukan. 

Warga binaan pindahan dari Kediri itu diduga kabur dengan memanjat genteng ruang isolasi yang berada di sisi barat-utara bangunan lapas. 

Di sisi ini, tampak tembok tidak terlalu tinggi sekitar 3 meter, hanya ditambah kawat berduri. Sebelah barat ruang isolasi adalah halaman yang berbatasan langsung dengan jalan raya. Antara halaman Lapas dan jalan raya hanya dibatasi pagar besi setinggi 1 meter. 

Pihaknya segera berkoordinasi dengan Polres Tulungagung dan Polres Kediri, asal dari Heri. Tiga  teman sekamar Heri juga diperiksa untuk mengetahui penyebab dan rencana pelarian Heri.

"Kami langsung bentuk tim pencari dan melakukan pemberitahuan ke Polres Tulungagung dan Kediri," tutur Dedi. 

Selama ini, pergaulan Heri dengan warga binaan lainya cukup baik dan tidak ada masalah.  Heri sudah menjalani separuh dari masa hukumannya selama 2 tahun 8 bulan.  Heri dihukum atas 3 kasus pencurian berbeda selama 9 bulan, 11 bulan dan 12 bulan. Rencananya Heri akan bebas pada Mei 2020 mendatang. 

Pewarta : Joko Pramono
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close