Sekali Tepuk Pundak, Warga Kedungwaru Ini Kehilangan Beat

Selasa, 12-03-2019 - 20:35 WIB Ilustrasi, net Ilustrasi, net

TULUNGAGUNGTIMES – Aksi pencurian sepeda motor ternyata banyak menggunakan modus termasuk modus hipnotis. Hal ini terjadi di Tulungagung, saat korban melaporkan kejadian ke Mapolres Tulungagung Senin (11/03) kemarin. "Benar ini ada laporan tindak pidana pencurian sepeda motor," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubag Humas AKP Sumaji Selasa (12/03) siang.

Lanjut Sumaji, pada hari Minggu (10/03)  sekira pukul 03.00 Wib saat Lani warga Desa Kedungwaru RT 04 RW 07 Kecamatan Kedungwaru melintas di Jalan Raya dekat Pos Polisi Pasar Wage masuk Kelurahan Kenayan. Lani yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol AG-4529-RCD tiba-tiba ada 2 orang dengan berboncengan sepeda motor searah dengan korban.
"Kemudian orang yang di depan bertanya arah ke Trenggalek dan dijawab korban ke arah barat setelah sampai di perempatan Cuiri belok kiri," ungkap Sumaji menirukan laporan Lani.

Setelah itu orang yang dibonceng menepuk pundak korban sambil berkata terima kasih. " Anehnya korban tidak ingat lagi dan baru sadar sekira pukul 03.00. Wib korban sudah berada di Trotoar depan Toko Ponsel Abdul Fatah Desa Mangunsari," jelasnya.

Setelah Lani sadar, sepeda motor miliknya sudah tidak ada atau hilang tanpa diketahui siapa yang membawa. Akibat kejadian tersebut, Lani mengalami kerugian sebesar Rp 14 juta. "Mengalami kejadian tersebut selanjutnya korban melapor dan kasus ini sedang kami lidik," pungkasnya.

Pewarta : Anang Basso
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close