Sukseskan Program Kependudukan di Desa Ringinpitu, Ir Budi Yuwono: KB Era Sekarang Beda, KKBPK Wujudkan Penduduk Sehat dan Berkualitas

Kamis, 14-03-2019 - 11:49 WIB Anggota Komisi IX DPR RI Ir Budi Yuwono memberikan sambutan di Sosialisasi KKBPK di Desa Ringinpitu.(Foto : Team BlitarTIMES) Anggota Komisi IX DPR RI Ir Budi Yuwono memberikan sambutan di Sosialisasi KKBPK di Desa Ringinpitu.(Foto : Team BlitarTIMES)

TULUNGAGUNGTIMES, BLITAR – Anggota Komisi IX DPR RI Ir Budi Yuwono bekerjasama dengan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur tidak henti-hentinya menyukseskan program keluarga berencana.

Sinergitas berkelanjutan ditandai dengan kembali mengadakan Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Kreatif Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Kegiatan yang diikuti ratusan warga itu digelar di Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Kamis (14/3/2019).

Dalam sambutannya, Ir Budi Yuwono, menegaskan bahwa program KB saat ini beda dengan KB jaman dulu. Pemerintah telah berinovasi agar program KB selaras dengan perkembangan jaman melalui program KKBPK. Dirinya pun menegaskan, program KB itu bukan hanya mengatur kelahiran, tetapi bagaimana memberikan kualitas yang baik kepada anak, sejak ia lahir.

"Masa depan anak harus dipersiapkan sebaik mungkin untuk mewujudkan penduduk yang sehat dan berkualitas. Karena apa? di tahun 2045 nanti Indonesia akan mendapatkan bonus demografi, akan ada banyak generasi millenial di negeri kita. Inilah mengapa KB era sekarang beda dengan KB jaman dulu, KKBPK bertujuan mewujudkan penduduk yang sehat dan berkualitas,” kata Anggota Komisi IX DPR RI dari PDIP.

Dikatakannya, Komisi IX DPR RI selaku mitra kerja Komisi IX di awal tahun 2019 ini terus giat menggelar sosialisasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menyukseskan program KKBPK.
 

“Saya harapkan, Komisi IX sebagai pengawas dan menyetujui program, ingin masyarakat luas bisa tahu dan paham tentang KKBPK. Kependudukan itu masalah serius. Contohnya, tenaga kerja kita 60% lulusan SMA, kualitas lulusan ini harus kita tingkatkan untuk menghadapi persaingan global, kuncinya kita sukseskan program KKBPK,” tandasnya. 

Sementara itu, sosialisasi ini diisi materi dari petugas BKKBN Provinsi Jawa Barat dan Dinas Sosial KB Kabupaten Tulungagung. Kabid PSM BKKBN Provinsi Jawa Timur, Suhartutik, dalam paparannya menyampaikan, BKKBN memberikan rekomendasi usia pernikahan yang ideal. Sebaiknya pernikahan dilakukan pada usia matang 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki.

"Sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, usia kurang dari 18 tahun masih tergolong anak-anak. Untuk itu, BKKBN memberikan batasan usia pernikahan 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun untuk pria. Dan bila sudah berumah tangga 2 anak cukup," ungkap Suhartutik.

Berdasarkan ilmu kesehatan, lanjutnya, umur ideal yang matang secara biologis dan psikologis adalah 20-25 tahun bagi wanita, kemudian umur 25-30 tahun bagi pria. Usia tersebut dianggap masa yang paling baik untuk berumah tangga, karena sudah matang dan bisa berpikir dewasa secara rata-rata.

Rekomendasi ini ditujukan demi kebaikan masyarakat, agar pasangan yang baru menikah memiliki kesiapan matang dalam mengarungi rumah tangga, sehingga dalam keluarga juga tercipta hubungan yang berkualitas. 

Menurut dia, dalam berumah tangga sekaligus menjaga keharmonisannya bukan suatu pekerjaan yang mudah, karena memerlukan kedewasaan berpikir dan bertindak setiap adanya guncangan yang muncul, baik guncangan akibat ekonomi, masalah internal maupun eksternal.

"Setiap pasangan yang menikah juga harus mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Salah satu aspek yang harus diperhatikan adalah aspek biologis dengan memerhatikan kematangan umur dan kondisi fisiknya," paparnya.

Kegiatan sosialisasi yang dikemas secara edukatif ini berlangsung sukses dan meriah. Acara turut diisi dengan kegiatan pentas seni dari warga sekitar. Bahkan panitia juga memberikan undian berhadiah untuk warga yang beruntung. Ratusan warga nampak antusias mengikuti acara tersebut.(*)

 

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Blitar TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close