Berniat Sweeping Suporter Lawan, Malah Lari Kalah Jumlah, 1 Orang Jadi Korban

Kamis, 14-03-2019 - 15:33 WIB Polsek Rejotangan masih melakukan pemeriksaan saksi terkait korban kekerasan suporter. / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES Polsek Rejotangan masih melakukan pemeriksaan saksi terkait korban kekerasan suporter. / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES

TULUNGAGUNGTIMES – Apa jadinya jika dua kelompok suporter sepak bola begitu fanatik bertemu? Ribut. Seperti itu juga yang terjadi Kamis (14/03) dini hari atau tepatnya pukul 01.30 WIB di Desa Buntaran, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung.

"Terjadi tindak pidana kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama di muka umum melibatkan dua suporter bola," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kapolsek Rejotangan AKP Tohir B.N. Kamis siang.

Korban bernama Didik Eko Prasetiyo (22) beralamat di Dusun Ngelo RT 04 RW 02  Desa Jabalsari, Kecamatan Sumbergempol, melapor lantaran sebelumnya mendapat kekerasan dari kelompok lain saat kedua kelompok bertemu. 
"Sebelum kejadian, pelapor diajak oleh temannya untuk melakukan sweeping terhadap pendukung salah satu kelompok suporter karena rencananya akan melintas di wilayah Kabupaten Tulungagung," ungkap Tohir.

Selanjutnya pada pukul 22.00 WIB, Didik dijemput oleh temannya yang diketahui bernama Adi dan diajak di sebuah warung yang berada di sebelah timur SMP Sumbergempol. "Setelah pelapor dan teman-temannya terkumpul sekitar ada 50 orang, mereka bergerak ke arah timur dan pada sekitar pukul 01.30 pelapor dan teman-temannya yang merupakan sebuah suporter lain sampai di Desa Buntaran dan bertemu dengan rombongan pendukung lainnya. Jumlahnya ternyata lebih banyak dengan rombongan pelapor," papar Tohir.

Karena merasa kalah jumlah, bukan sweeping yang terjadi. Didik dan teman-temannya melarikan diri ke arah timur. Apes, pada saat melarikan diri tersebut, Didik ditarik oleh rombongan pendukung lain sampai jatuh dan selanjutnya dia dikeroyok oleh rombongan suporter sepak bola dari Malang sampai luka robek pada bagian kepala bagian atas sebelah kiri.

"Atas kejadian itu, korban melaporkan ke Polsek Rejotangan. Kami  telah panggil saksi-saksi untuk mencari siapa yang terlibat dalam aksi kekerasan atau pemukulan itu," pungkasnya 

 

Pewarta : Anang Basso
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close