Beda Versi, Duo Emak-Emak Pelaku Duel di Tulungagung Saling Lapor ke Polisi

Sabtu, 13-04-2019 - 20:08 WIB Ilustrasi, net Ilustrasi, net

TULUNGAGUNGTIMES – Dua pelaku duel sesama emak di Tulungagung  saling lapor ke polisi. Sebelumnya Polsek Ngantru Kabupaten Tulungagung mendapat laporan dugaan penganiayaan Minggu (07/04) sore oleh korban  bernama Wijingsih (36) warga desa Padangan Kecamatan Ngantru. Dia melaporkan Tri Antin (41) warga Srikaton Kecamatan Ngantru atas dugaan penganiayaan. 

"Jika saat itu korban lapor dianiaya, kini pihak terlapor juga merasa menjadi korban sehingga membuat laporan balik," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubag Humas AKP Sumaji Sabtu (013/04) sore

Laporan yang dilayangkan oleh Tri Antin mempunyai versi yang berbeda dari laporan yang disampaikan oleh Wijiningsih. Dalam laporannya, Tri Antin memaparkan jika dirinya datang ke rumah Wijiningsih bersama suaminya bersama Sudarsono lantaran tidak terima dengan peristiwa salah paham atau cekcok  sebelumnya yang terjadi di Pabrik tempat keduanya bekerja.

"Setelah korban dan terlapor bertemu kembali terlibat cekcok mulut lagi yang akhirnya terlapor menyerang korban dengan cara mencakar korban di bagaian dada hingga terluka dan jari tengah tangan kiri terluka serta kaos korban robek," kata Sumaji

Sebelumnya, versi dari Wijiningsih sebelum kejadian, keduanya terlihat bertengkar. "Sebelum kejadian penganiayaan antara korban dan terlapor ini cekcok mulut di tempat kerja," ungkap Sumaji

Tak puas dan masih memiliki ganjalan dengan pertengkaran yang terjadi, Tri Atin mendatangi rumah Wiji dengan mengajak suami.
"Selain dengan suaminya, pelaku ini membawa lima orang teman suaminya ke rumah korban," jelasnya.

Sesampai di rumah Wiji, Tri Atin yang sudah membawa pasukan itu langsung menganiaya Wiji dengan cara menjambak rambut. 
"Setelah di jambak, tangan korban ini mencakar wajah, menginjak perut sehingga korban mengalami memar di wajah dan perutnya," terang Sumaji.

Tak terima dengan perlakuan Tri Ningsih Cs, Wiji mendatangi Mapolsek Ngantru untuk melaporkan kejadian penganiayaan itu
"Kedua laporan kita terima dan proses hukum sedang berjalan di penyidik Polsek Ngantru," pungkasnya.

Pewarta : Anang Basso
Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close