Saat Sahur, Wanita Seksi Pemilik Akun "Pikir Keri" Digerebek Warga karena Masukkan Pria ke Dalam Rumah

Kamis, 09-05-2019 - 20:28 WIB Harti (jaket merah) dan Fahrul kaos hitam saat dibawa ke Mapolsek Pakel / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES Harti (jaket merah) dan Fahrul kaos hitam saat dibawa ke Mapolsek Pakel / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

TULUNGAGUNGTIMES – Meski memasuki bulan Ramadan, godaan dan hawa nafsu masih belum sepenuhnya dapat dikendalikan. 

Hal itu seperti yang dialami Harti, wanita cantik dan seksi asal Desa Sambitan Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung ini. 

Dirinya harus menanggung malu lantaran Kamis (09/05) dini hari rumahnya digeruduk pemuda setempat karena kedapatan sedang berduaan dengan pria idamannya.

"Suaminya sedang bekerja di Taiwan, sudah lama diintai dan diingatkan tapi ternyata tetap nekat memasukkan pria lain untuk menginap," kata IY, warga setempat.

Beberapa waktu sebelum di grebek, Harti pernah di ingatkan oleh para pemuda yang masih kasihan padanya namun saat itu Harti dikatakan IY menuruti saran pemuda.

"Bahkan dia sempat damai dengan pemuda desa ini dan tidak akan memasukkan pria lagi," jelasnya.

Rupanya komitmen yang dia katakan tak dapat dipegang lama, nafsu dan kesepian yang jarang dibelai suami membuat Harti lupa diri kembali.

Sekitar jam 23.00 WIB Rabu (08/05) hingga terlihat pria yang diketahui bernama Fahrul, warga Desa Bangunjaya Kecamatan Pakel berada di rumahnya.

"Sudah tengah malam bukannya pulang bertamu, tapi malah sepeda motor milik pria itu dimasukkan dalam rumah," jelas IY.

Setelah ditunggu dan yakin jika ada pria lain, rumah milik Harti akhirnya diketuk sejumlah pemuda.

"Ternyata dugaan warga benar, dia ditemukan bersama pria itu dan langsung kita tangkap ramai-ramai untuk dibawa ke Balai desa," paparnya.

Wanita yang suka aerobik itu dengan tertunduk tak bisa berkilah lagi, sedangkan Fahrul mengalami sejumlah luka lebam akibat dipukul sejumlah pemuda yang tak kuat menahan marah akibat perbuatannya.

Setelah dibawa ke balaidesa, pihak desa mengamankan dua orang itu ke Polsek Pakel agar tidak terjadi amuk massa lebih parah lagi.

"Sudah kita selesaikan pagi tadi, kita undang kepala desa masing-masing dan kedua belah pihak sudah membuat surat pernyataan," kata Kapolsek Pakel melalui Kanit Reskrim Aiptu Harmaji saat dikonfirmasi.

Karena kasus sudah dianggap selesai, Harmaji tidak banyak mau memberikan informasi terkait penyelesaian dan saksi lebih detail.

"Sesuai akun Facebooknya, Mbak Harti itu punya nama Pikir Keri, artinya mungkin resikonya dipikir belakang atau dipikir sambil geli," kata AS, salah satu teman senam Harti sambil berkelakar. 

Pewarta : Anang Basso
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close