KPU Tulungagung Gelar Do'a Bersama Untuk Penyelenggara yang Meninggal dan Sakit

Selasa, 14-05-2019 - 20:34 WIB Doa bersama di mushola KPU (ist) Doa bersama di mushola KPU (ist)

TULUNGAGUNGTIMES – Seluruh Komisioner dan staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung berdoa bersama untuk penyelenggara Pemilu yang sakit dan meninggal dunia,  Selasa (14/5/19) sore.

Kegiatan itu dilakukan di Mushola KPU Tulungagung berdasarkan arahan dari KPU RI. Hingga saat ini, ada 8 penyelenggara Pemilu yang meninggal dunia di Tulungagung.  Terakhir ada dua penyelenggara yang meninggal pada Senin (13/5/2019) malam. “Dua penyelenggara yang meninggal dunia adalah KPPS,” terang Mustofa kepada tulungagungtimes.com.

Mereka adalah Sutarno, KPPD Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru dan Agus Widodo, KPPS Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat. Keduanya sempat sakit dan dirawat di rumah sakit, dan meninggal Senin malam. “Jadi rinciannya ada dua PPS yang meninggal dunia, tiga orang KPPS dan tiga orang Linmas,” tutur Mustofa.

Sedangkan yang sakit sebelumnya ada 26 orang. Namun karena dua di antaranya meninggal dunia, jumlah yang sakit menjadi 24 orang. Data para petugas yang meninggal dunia sudah dilaporkan ke KPU RI melalui KPU Provinsi Jawa Timur.

Nama-nama tersebut sudah diverifikasi KPU Provinsi untuk mendapatkan santunan. Sementara mereka yang sakit, Pemkab Tulungagung sudah membebaskan biaya perawatan.“Untuk nama-nama korban sudah diverifikasi. Mungkin tinggal menunggu waktu realisasi (santunan),” pungkas Mustofa.

Pewarta : Joko Pramono
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close