Selain Tampilan Pelayan yang Menarik, Teryata Nama Sor-Soran Menjadi Trend Sebutan Warkop di Tulungagung

Sabtu, 15-06-2019 - 20:13 WIB Suasana Warkop Sor Pring Yang Nyaman Untuk Menikmati Kopi Saat Masih Baru Di Buka / Foto : Ita / Tulungagung TIMES Suasana Warkop Sor Pring Yang Nyaman Untuk Menikmati Kopi Saat Masih Baru Di Buka / Foto : Ita / Tulungagung TIMES

TULUNGAGUNGTIMES – Ribuan Warung Kopi (Warkop) di Tulungagung ternyata juga mempunyai sejarah untuk nama tempat usaha yang dimiliki. Tren nama Sor (bawah) seakan menjadi ciri khas dari tempat sebuah warung untuk memudahkan orang mengenali dan mencari tempat keberadaannya.

Jangan heran jika dolan ke Warkop, nama Sor menjadi identitas warung yang dikenal sebagai alternatif nongkrong yang nyaman dan santai itu. "Saya tidak paham awalnya, justru yang memberi nama Sor Pring adalah pelanggan warung kopi sendiri," kata Ita, pemilik warung yang kini dikenal dengan nama Warkop Sor Pring di desa Trenceng Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung, Minggu (15/06) siang kepada tulungagungtimes.com.

Lanjut Ita, nama warung miliknya sebenarnya adalah Viano, namun karena banyak pohon bambu (pring) di sekitar lokasi warung, banyak para pelanggan menyebut Warkop Sor Pring. "Tapi malah orang lebih kenal Sor Pring nya bukan nama warungnya," jelas Ita

Selain Sor Pring, nama yang banyak dijumpai di banyak tempat d iantaranya Sor Trambesi, Sor Nongko, Sor Gedang, Sor Sengon, Sor Jaten, dan banyak lagi nama Sor yang menyesuaikan dengan pohon yang rindang dan berada di dekat warung. "Selain mudah diingat, biasanya warung yang berada di bawah pohon itu lebih dingin dan enak untuk nongkrong," kata Candra, seorang penggemar kopi yang berada di salah satu warung.

Candra bahkan mengaku lebih nyaman menikmati suasana dingin di bawah pohon daripada menikmati pemandangan pelayanan warung yang dikenal banyak yang seksi. "Jika saya lebih menikmati suasana daripada menikmati senyum pelayan, tapi pelayan yang menarik itu juga penting. Lebih penting lagi khas atau rasa minuman yang dijual oleh warung itu juga menjadi daya tarik pelanggan," paparnya.

Tren nama ini semakin berkembang karena para pemilik warung ingin orang mengenal warungnya melalui nama yang mudah diingat. Apalah arti sebuah nama..? Ternyata nama begitu bermakna. 

Pewarta : Anang Basso
Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close