Ribuan Warga Tulungagung Deklarasi Tolak Kerusuhan

Minggu, 16-06-2019 - 18:41 WIB Forkopimda dan ribuan masyarakat Tulungagung deklarasi tolak kerusuhan di Alun-alun Tulungagung (foto : Joko Pramono/JatimTIMES) Forkopimda dan ribuan masyarakat Tulungagung deklarasi tolak kerusuhan di Alun-alun Tulungagung (foto : Joko Pramono/JatimTIMES)

TULUNGAGUNGTIMES – Tak ingin kejadian kerusuhan 22 Mei lalu menular di Tulungagung, Forkopimda Tulungagung berdeklarasi anti kerusuhan yang dikemas dalam kegiatan senam bersama di Alun-alun Tulungagung, Minggu (16/6/19).

Acara senam bersama itu mengambil tema “Jawa Timur Bersatu Menuju Indonesia Damai Tolak Kerusuhan”. Kegiatan ini diikuti oleh ribuan masyarakat dari berbagai lapisan. Tak hanya senam, dalam kegiatan itu juga diisi dengan hiburan band dan pembagian hadiah menarik.

“Kita mengajak pada masyarakat seluruh Jawa Timur, khususnya Tulungagung agar bersama Pemerintah, TNI-Polri untuk menolak kerusuhan dalam kaitanya tahapan Pemilu,” ujar Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar.

Seperti diketahui, situasi perkembangan saat ini yang menginginkan situasi kurang kondusif yang merugikan bagi masyarakat.

Untuk lebih mengena dan lebih luas penyebaran kampanye ini, pihaknya juga membuat tagar “Tolak Kerusuhan”.

“Itu merupakan kebutuhan dari seluruh masyarakat, agar masyarakat bisa menjalankan kegiatan sehari-hari dengan aman,” lanjut Kapolres.

Keamanan, lanjut Kapolres merupakannkebutuhan dari masyarakat untuk menjalankan kegiatan sehari-hari.

Secara umum kondisi kota marmer dari pantauan pihak berwajib masih dalam kondisi aman. Tak ada gejolak kamtibmas maupun gejolak harga kebutuhan pokok di pasaran.

“Berkat kerjasama dari berbgai pihak, hingga saat ini kondisi Tulungagung aman dan sejuk,” ucap Kapolres.

Kapolres berharap kondisi ini akan terus terjaga di tanah Tulungagung, sehingga Tulungagung tetap sejuk dan aman.

“Tulungagung tetap aman, damai, sejuk dan menolak kerusuhan,” pungkas perwira dengan 2 melati di pundaknya itu.

Sementara itu salah satu pelajar yang mengikuti deklarasi ini, Yudi mendukung langkah yang diambil oleh Forkopimda. Semua permasalahan tidak harus diselesaikan dengan kekerasan atau kerusuhan.

Perselisihan sudah seharusnya diselesaikan melalui jalur yang sudah disediaan oleh pemerintah, yaitu melalui jalur hukum.

“Kalau ada kerusuhan yang rugi tetap masyarakat, negara kita negara hukum, selesaikan permasalahan dengan hukum yang berlaku,” ujar Yudi.

Pewarta : Joko Pramono
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close