CARA CERDIK PDAM KABUPATEN KURAS DOMPET PELANGGAN (10)

Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang Datangi Rumah Pelanggan Uji Akurasi

Jum'at, 09-08-2019 - 15:12 WIB Petugas saat melakukan uji akurasi di Permata Regency, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jumat (9/8/2019). Petugas saat melakukan uji akurasi di Permata Regency, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jumat (9/8/2019).

TULUNGAGUNGTIMES, MALANG – Setelah adanya pemberitaan dari MalangTIMES, akhirnya Perumda (perusahaan umum daerah) Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang turun tangan. Ya Perumda Tirta Kanjuruhan langsung melakukan uji akurasi meter pengaduan pelanggan di rumah Ida Royani di Permata Regency, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jumat (9/8/2019).

Sebelumnya Ida mengadukan laporan pembayaran yang membengkak hingga tujuh kali lipat itu pada 29 Juli 2019 silam di Unit Karangploso. Setelah melaporkan pengaduan itu, tim Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang datang pada Jumat.

Saat datang pukul 10.00 ada kurang lebih 10 orang petugas di rumah Ida yang menangani permasalahan ini. Meteran air pun langsung dicek oleh petugas. Kurang lebih mereka pengeceken selama satu jam. “Tadi petugas dari Perumda Tirta Kanjuruhan kabupaten Malang datang ya kurang lebih 10 orang. Lalu mereka mengecek meteran air,” kata Ida Royani, warga Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso. 

Ida menjelaskan setelah dilakukan pengecekan oleh petugas yang datang itu ada diduga ada kebocoran dari bawa tanah. “Setelah dicek katanya ada kebocoran di bawah tapi saya tidak percaya, kalau bocor kok bisa sampai segitu banyak saya kena tagihannya,” imbuhnya.

Hanya saja, untuk saat ini petugas mengambil langkah untuk mematikan satu saluran yang masuk ke dalam rumah. Sedangkan satu saluran melalui tandon tetap bisa dialiri. “Memang ada dua saluran air yang masuk ke rumah. Satu saluran air ke tandon, satu lagi langsung ke dalam. Jadi sementara saluran yang satunya dimatikan dulu,” ujar perempuan 31 tahun ini.

Ya untuk sementara aliran air itu hanya dialirkan ke tandon rumah Ida. Sedangkan tindakan selanjutnya lanjut Ida, rencananya petugas tersebut Sabtu akan dilakukan pemasangan pipa bagian depan. “Pipa baru ini nanti dipasang untuk menguji ada kebocoran atau tidak. Rencananya besok begitu,” jelasnya. 

Sedang sebelum dilakukan uji akurasi itu, Ida pada pembayaran bulan Juni dijatuhi tagihan sebesar Rp 751 ribu. Padahal penggunaan yang dipakai adalah rumah tangga kecil, yang sebelumnya tagihan setiap bulannya rata-rata Rp 60 ribu sampai Rp 100 ribu. Karena itu dirasa aneh sehingga melakukan pengaduan di Unit Karangploso.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close