Nyaru TKI Taiwan, Pria Ini Janjian Sama Istri Orang dan Poroti Hartanya

Sabtu, 10-08-2019 - 09:55 WIB Ilustrasi, net Ilustrasi, net

TULUNGAGUNGTIMES – Kasihan nasib yang dialami oleh Ratna (42) ibu rumah tangga yang beralamat di dusun Kali kuning RT 002 RW 002 Desa Gununggede Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar ini. Dirinya datang ke Mapolres Tulungagung setelah sebelumnya menginap di Hotel Nasional, Jalan Pahlawan Nomor 1 Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung.

"Korban ini datang ke hotel nasional pada Kamis (08/08) sekira jam 08.00 wib, sehari setelah itu atau tepatnya Jumat (09/08) sekira jam 16.00 WIB membuat laporan ke SPKT," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Paur Humas, Bripka Endro Purnomo, Sabtu (10/08) pagi.

Ratna melaporkan seorang yang mengaku bernama Andi (42) warga Wlingi Blitar setelah dirinya ditipu dan barang yang dibawa ke hotel diambil. 
"Sepeda motor dan handphone milik korban ini dibawa oleh terlapor," terang Endro.

Barang yang dimaksud adalah sepeda motor Honda Vario nopol AG 3027 KBF warna white silver dan handphone merk Oppo tipe A 1603 warna putih.
"Korban dan terlapor ini kenal lewat media sosial Facebook pada selanjutnya terlapor bercerita kalau dirinya pernah menjadi TKI di Taiwan," ungkap Endro.

Karena cerita yang menggiurkan, Ratna tertarik dan menanyakan langsung kepada Andi kalau mau ke Taiwan PT nya apa. Selanjutnya pada hari Kamis tanggal 8 Agustus 2019 Andi mengajak bertemu Ratna di Tulungagung atau tepatnya di Hotel Nasional.

"Saat sudah berada di hotel itu korban diajak sarapan dan terlapor menyuruh HP korban di charger di kamar hotel dalam posisi Off," papar Endro.

Di tengah acara sarapan berdua ini, Andi pamit pada Ratna mau mengambil mobil di showroom dan meminjam sepeda motornya.

"Terlapor juga menyuruh korban untuk menunggu di hotel, selanjutnya terlapor kembali ke kamar hotel dengan alasan mengambil barang, setelah itu kunci hotel diserahkan ke korban," tambahnya.

Selanjutnya Ratna kembali ke kamar, dirinya terkejut saat mendapati handphone yang di charger sudah tidak ada di tempatnya.

"Korban berusaha mencari dan menanyakan ke resepsionis hotel namun tidak ketemu. Setelah itu korban menunggu sampai siang hari namun terlapor tidak kembali dan sampai saat dilaporkan sepeda motor korban belum juga dikembalikan dan terlapor sudah tidak bisa dihubungi lagi," terangnya.

Mengalami kejadian tersebut Ratna merasa dirugikan selanjutnya melaporkan Andi ke Polres Tulungagung guna proses hukum lebih lanjut.
"Laporan sudah kita terima dan kita tangani dengan melakukan penyelidikan," pungkas nya.

Pewarta : Anang Basso
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close