Polres Tulungagung Serahkan 8 Sapi dan 28 Kambing Kurban untuk Masyarakat

Minggu, 11-08-2019 - 11:14 WIB Kapolres AKBP Tofik Sukendar serahkan sapi ke panitia kurban Kompol Mustafa Alhadar untuk disalurkan ke masyarakat. / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES Kapolres AKBP Tofik Sukendar serahkan sapi ke panitia kurban Kompol Mustafa Alhadar untuk disalurkan ke masyarakat. / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

TULUNGAGUNGTIMES – Dalam Hari Raya Idul Adha 1440 H, keluarga besar Polres Tulungagung menyerahkan hewan kurban berupa 8 ekor sapi dan 28 kambing di lokasi penyembelihan kurban kompleks RS Bhayangkara, Minggu (11/08) pagi.

Dari jumlah delapan ekor sapi itu, empat di antaranya dipotong di lokasi. Sedangkan empat lainnya disalurkan ke Masjid Almunawar, Ponpes Ngunut, ormas Muhammadiyah Kecamatan Rejotangan, dan di salah satu masjid di Desa Demuk, Pucanglaban.

"Empat ekor sapi itu sudah kami salurkan. Di antaranya dari kapolres, kapolda dan kasat," kata panitia kurban yang juga Kabag Sumda Kompol Mustafa Alhadar.

Sementara sejumlah kambing juga telah disalurkan ke masyarakat untuk dipotong dan dibagikan.

Sebelum puluhan hewan dipotong, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung melakukan cek kesehatan hewan. 
"Pemeriksaan antemortem kondisi hewan dalam keadaan baik. Semua sudah siap dipotong," kata Tutus Sumaryani, kasi pengamatan penyakit hewan.

Setelah dinyatakan siap, seluruh hewan yang sudah dicek dari mulutnya itu akan dipotong. "Pasca-potong, kita cek lagi posmortem dengan memeriksa organ dalam," jelas Tutus.

Pada umumnya, hewan akan dicek jeroannya, terutama hati, paru-paru, limpa, ginjal dan jantung. Petugas harus memastikan bagian hati terutama pada sapi tidak terdapat cacing pita. Bila sudah 50 persen bagian hati terdapat cacing pita, harus dibuang.

Kemudian pada bagian paru-paru, petugas akan menguji dengan cara ditenggelamkan. Bila ia terapung, hewan tersebut mengidap TBC.

Pada bagian limpa, petugas dituntut cermat. Bila disayat ternyata rapuh, terdapat penyakit antraks.

Sedangkan pada bagian ginjal hanya untuk memastikan apakah ada batunya atau tidak. Kemudian yang terakhir di bagian jantung, petugas harus memastikan darah dikeluarkan untuk menghindari cepat busuknya bagian tersebut meskipun jarang ditemukan penyakit di bagian jantung.

Dalam sambutannya, Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar menjelaskan maksud dan tujuan kurban yang dilaksanakan tahun ini yang mengambil tema "Dengan nilai ibadah kurban, kita tanamkan ketulusan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara" itu.

"Tujuan kita berkurban adalah untuk kepedulian bisa sama-sama diwujudkan. Banyak warga di masyarakat kita yang membutuhkan daging kurban. Saatnya kita untuk peduli dan berbagi," kata Tofik.

Dalam kesempatan itu, kapolres juga mengingatkan tujuan melakukan kurban sesuai dengan ajaran Islam. "Hari raya kurban ini mengingatkan manusia bahwa jalan menuju kebahagiaan butuh pengorbanan," tuturnya.

Tofik tak lupa mendoakan seluruh anggota kepolisian khususnya Polres Tulungagung dan jajaran untuk meningkatkan kegiatan ibadah, termasuk ibadah kurban. "Semoga yang kita laksanakan menjadi nilai ibadah. Saya juga ucapkan terima kasih kepada semua pihak, para kasat dan seluruh yang hadir sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar," pungkasnya.

Pewarta : Anang Basso
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close