Usai Minum Obat, Wanita 37 Ditemukan Tewas Mengenaskan

Minggu, 18-08-2019 - 21:41 WIB Jenazah Reyza Nuraini sesaat sebelum dievakuasi ke kamar mayat (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES) Jenazah Reyza Nuraini sesaat sebelum dievakuasi ke kamar mayat (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)

TULUNGAGUNGTIMES, MALANG – Seorang wanita paruh baya ditemukan meninggal dunia secara misterius, didalam kamar rumah milik salah satu warga Dusun Sukorejo, Desa Srimulyo, Kecamatan Dampit, pada akhir pekan lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES.com, mayat perempuan yang meninggal dalam kondisi mengenaskan tersebut diketahui bernama Reyza Nuraini warga Dusun Kampung Tengah, Desa Sonowangi, Kecamatan Ampelgading

”Saat pertama kali ditemukan oleh saksi, korban diketahui sudah meninggal dunia dengan kondisi sekujur tubuhnya mengalami luka lebam dan mengeluarkan cairan kemerahan dari luka tersebut,” kata Kapolsek Dampit, AKP Amung Sri Wulandari, Minggu (18/8/2019).

Berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan polisi, diperoleh keterangan jika sebelum ditemukan tak bernyawaa dengan kondisi mengenaskan. Korban diketahui sempat bertamu ke rumah Gianto warga Dusun Sukorejo, Desa Srimulyo, Kecamatan Dampit, Rabu (14/8/2019) sore.

Ketika bertamu korban tidak sendirian, melainkan bersama seorang temannya yang diketahui bernama Bambang Herlambang warga Dusun Sumbergentong Kulon, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Ampelgading.

Belakangan diketahui, maksud kedatangan korban dan seorang teman laki-lakinya tersebut adalah untuk menemui putra dari saksi Gianto yang bernama Didik Irawan. Bahkan keduanya juga sempat memutuskan untuk menginap di rumah pria 69 tahun tersebut.

Semula tidak ada hal yang janggal saat korban dan seorang temannya bertamu dan menginap di rumah saksi. Namun beberapa hari berselang, tepatnya pada Jumat (16/8/2019). Gianto mulai merasa curiga, lantaran Reyza Nuraini seharian tidak keluar dari dalam kamar.

Bahkan saat Jumat malam, tepatnya sekitar pukul 21.00 saksi sempat mencium aroma busuk dari dalam kamar yang digunakan untuk menginap oleh korban. Merasa ada yang tidak wajar, pria yang kesehariannya bekerja sebagai petani ini memberanikan diri untuk mendobrak pintu kamar.

”Ketika membuka pintu kamar secara paksa, saksi menemukan korban sudah dalam kondisi terlentang tak bernyawa,” sambung anggota polisi yang akrab disapa Wulandari ini, saat dikonfirmasi MalangTIMES.com.

Mengetahui jika wanita 37 tahun itu sudah dalam kondisi tak bernyawa, lanjut Wulandari, saksi langsung melaporkan peristiwa tersebut ke perangkat desa setempat sebelum akhirnya dilanjutkan ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, anggota Polsek Dampit beserta tim medis dari puskesmas setempat diterjunkan ke lokasi kejadian. ”Kami belum dapat memastikan terkait penyebab kematian korban, saat ini tim gabungan dari Polres Malang juga turut dilibatkan dalam kasus ini, guna mengungkap secara pasti penyebab dari kematian korban,” terang Wulandari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, tim identifikasi serta anggota Satreskrim Polres Malang hingga saat ini masih mendalami hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) serta keterangan dari beberapa saksi yang sudah dihimpun polisi.

”Usai ditemukan meninggal dunia dengan luka lebam di sekujur tubuhnya, jenazah korban langsung dievakuasi ke RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) guna dilakukan autopsi,” ungkap perwira polisi dengan tiga balok di bahu ini.

Hingga berita ini ditulis, sedikitnya sudah ada tiga orang saksi yang dimintai keterangan oleh polisi. Selain Gianto selaku pemilik rumah, Didik Irawan beserta Bambang Herlambang yang diketahui teman korban juga dimintai keterangan oleh penyidik.

”Dari keterangan saksi Bambang Herlambang, sesaat sebelum korban ditemukan meninggal tepatnya pada hari Jumat (16/8/2019) pagi. Dirinya beserta korban sempat mengkonsumsi obat berbentuk pil jenis lexotan. Namun guna memastikan penyebab kematianya, kami masih menunggu hasil autopsi terhadap jenazah korban,” pungkasnya.

 

Pewarta : Ashaq Lupito
Editor : A Yahya
Sumber : Malang TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close