Diamankan Satpol PP, Pekerja Cafe ini Mengaku Diperkosa Pelanggannya

Senin, 09-09-2019 - 16:39 WIB Melati (berbaju merah) saat di bawa Satpol PP di ULT PSAI (foto: Joko Pramono/ JatimTIMES) Melati (berbaju merah) saat di bawa Satpol PP di ULT PSAI (foto: Joko Pramono/ JatimTIMES)

TULUNGAGUNGTIMES – Satpol PP Tulungagung amankan anak yang dipekerjakan di warung karaoke. Sebut saja Melati (16) yang bekerja sebagai pemandu lagu di Cafe Idaman, di Dusun Kedungjalin, Desa Junjung Kecamatan Sumbergempol, Senin (10/9/19).

"Berdasarkan aduan masyarakat kita berhasil amankan pekerja di bawah umur di Cafe Idaman," ujar Kasatpol PP Tulungagung melalui Kasi Informasi dan Publikasi, Artista Nindya Putra.

Saat diamankan, Melati sedang mendampingi pelanggan menyanyi di room.
Melati berasal dari Desa Wajak, Kecamatan Turen, Malang.

Gadis bertubuh sintal ini mengaku diajak temannya 'Tari' yang sudah bekerja di cafe ini.
Di cafe milik Markini (65) ini Melati sudah bekerja sejak 1 bulan lalu. 

Di cafe ini ada sekitar 4 pemandu lagu, yang kesemuanya berasal dari luar kota.

Dari pengakuan Melati, sebulan dia digaji sebesar 1 juta rupiah. Belum lagi tips yang diterimanya dari pelanggan saat mendampingi karaoke di room.

Room yang ada sebanyak 2. Kondisi room terlihat kumuh dan pengap. 

Mirisnya saat ditanya oleh Satpol PP, Melati mengaku dipaksa untuk melayani nafsu salah satu pelanggannya. 

"Pernah sekali dipaksa untuk berhubungan badan (diperkosa) oleh salah satu pelanggannya," tandas Putra.

Pewarta : Joko Pramono
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Sumber : Tulungagung TIMES
Share Berita ini:

Berita Terkait

Berita Terbaru

Fokus Berita

Back to top

Share Page

Facebook Twitter Google Text Email
Close